Sejarah

Sejarah singkat Masjid Baitussalaam Komplek Buaran Baru

Secara kronologis, semula bernama Musholla Baitusslaam didirikan/dibangun oleh  Bapak Jenderal TNI  (Purn) Yono Hatmodjo pada tahun 1978 dan diresmikian pada hari Rabu Pahing 6 April 1983 / 22 Jumadil Akhir 1403 H. oleh Bapak Brigadir Jenderal TNI Soenarso Jayusman.

Kemudian Musholla Baitusslaam berobah menjadi Masjid Baitussalaam yang diresmikan pada Hari Minggu Pon tanggal 15 September 1996 / 02 Jumaddil Awal 1417 H oleh Bapak H.M. Tamrin M. Lurah Duren Sawit, Jakarta Timur.

Selanjutnya Masjid Baitussalaam dilakukan pemugaran mulai  07 Maret 2016 M / 27 Jumadil Awal 1437 H, selesai 28 Februari  2017 M / 01 Jumadil Akhir 1438 H. Pembangunan masjid bertingkat tersebut  diresmikan oleh Ketua Pembangunan Masjid Baitussalaam, Bapak H. Nursal Syamsudin SE bersama Ketua  DKM Masjid Baitussalaam, Bapak  H. Asthohari Amani  pada hari Minggu 02 April 2017 M / 14 Jumadil Akhir  1438 H.

Keberadaan Masjid Baitussalaam memiliki peranan sangat penting bagi pembangunan manusia seutuhnya, yaitu pembangunan spiritual dengan membangun manusia yang ber-iman dan taqwa (Imtaq) kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Maupun pembangunan non spiritual dengan membangun  potensi  ekonomi ummat dan membangun kerukunan, kedamaian, persatuan kesatuan ummat Islam warga Komplek Buaran Baru, Komplek Arlin Duren Sawit Jakarta Timur dan sekitarnya dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).